Tips Liburan

TIPS MERENCANAKAN LIBURAN YANG MANFAAT

Bulan Desember sebentar lagi datang, artinya liburan sudah di depan mata. Ya bulan Desember identik dengan bulan liburan. Bagi karyawan akan menikmati liburan akhir tahun, dan bagi anak sekolah akan menikmati liburan akhir semester gasal. Liburan di bulan Desember adalah liburan panjang, libur akhir tahu dan liburan semster gasal paling tidak biasanya memakan waktu satu minggu penuh. Moment liburan adalah moment yang sangat penting untuk merajut kebersamaan keluarga. Banyak keluarga yang memanfaatkan momen liburan ini untuk kembali berkumpul dengan sanak family dengan intensitas yang maksimal. Memanfaatkan waktu liburan dengan melakukan wisata bersama keluarga adalah kegiatan yang sangat positif dan memerlukan tips jitu merencanakan liburan yang manfaat. Kegiatan bertamasya bersama keluarga yang terencana dengan matang akan menghasilkan momen kebersamaan dalam liburan menjadi berkualitas. Berikut tips jitu merencanakan liburan yang manfaat, semoga bermanfaat silahkan dinikmati:

  1. Membuat alasan mengapa perlu berlibur.

Mencari alasan sebagai dasar sebuah kegiatan adalah hal yang penting tetapi seringkali dilupakan. Banyak dari kita ketika hendak berlibur tidak terlalu memikirkan alasan menagapa kita berlibur. Alasan satu-satunya kebanyakan adalah hanya karena ingin senang saja. Bila hanya ingin meraih kesenangan saja, maka niscaya kesenangan itu kita akan dapatkan, tetapi hanya ketika berwisata saja. Bisa jadi setelah sampai di rumah hanya capek dan dompet kita saja yang bertambah tipis. Untuk itu memikirkan alasan mengapa kita berlibur adalah penting agar sepulang di rumah masih banyak manfaat yang kita bisa dapatkan. sebagai contoh misalnya sebagai oranngtua kita mungkin jarang ketemu anak-anak dikarenakan kesibukan kantor setiap hari hingga butuh waktu berkualitas (mutual time) bersama anak-anak, dimana kita bisa seharian bersama mereka untuk menjalin kebersamaan yang selama ini mungkin hilang. Di satu sisi kita juga ingin menanamkan norma-norma etika dan kemandirian kepada anak-anak selama masa liburan. Kita bisa mengambil waktu liburan untuk menyelesaikan dua kebutuhan sekaligus, yakni memberikan mutual time kepada anak-anak sekaligus menanamkan pendidikan kepada anak-anaka dalam hal ini tentang etika dan kemandirian. Dengan alasan memberi mutual time untuk menanamkan etika dan kemandirian kita bisa merencanakan liburan yang berkualitas bagi keluarga dan anak-anak. Sebagai contoh dengan alasan memberikan mutual time untuk pendidikan etika dan kemandirian kita bisa memilih berlibur dengan cara berkemah ke tempat liburan wisata alam.

  1. Menanyakan apa manfaat yang bisa didapatkan dengan liburan kali ini.

Setelah jelas bentuk liburan yang kita pilih, sebagai contoh liburan di atas dengan berkemah bersama anak-anak, maka manfaat yang kita raihpun adalah jelas. Sepulang dari liburan anak-anak akan semakin memahami etika dalam hidup sehari-hari bersama keluarga dan lingkungan juga sikap mandiri anak-anak akan nampak paska liburan. Anda bisa bisa mencari alasan yang berbeda untuk mendapatkan manfaat yang berbeda pula dari cntoh di atas. Misalnya bila ingin mendapatkan manfaat menyambung silaturahmi bersama kerabat kita bisa merencakan berlibur bersama keluarga besar atau mengunjungi tempat wisata yang dekat dengan tempat tinggal kerabat dan lain-lain. Jadi berlibur akan menjadi sarana yang efektif untuk meraih beberapa manfaat yang kita inginkan, dan tidak hanya mendapatkan capek dan tipisnya dompet di saku kita.

  1. Mengkalkulasi berapa anggaran yang tersedia untuk berlibur.

Langkah berikutnya adalah menakar antara kebutuhan liburan kita dengan budget yang tersedia. Bagi yang memiliki dana lebih memilih destinasi wisata bukanlah masalah, akan tetapi bagi yang memiliki budget yang pas-pasan memilih destinasi wisata yang sesuai dengan rencana manfaat yang didapatkan adalah hal yang paling menentukan. Namun dalam menentukan destinasi wisata perlu dipahami bahwa sebuah “kaidah berpfikir” atau jargon bahwa “Nikmat Tak Harus Mahal” adahal prinsip yang perlu untuk diperhatikan. Ya secara fakta memang untuk mendapatkan nikmatnya berlibur tidak harus dengan memilih destinasi yang mahal. Yang paling penting adalah sesuai dengan budget dan manfaat liburan tercapai. Bila kita sudah menetapkan bentuk liburan dengan cara berkemah, maka kita tinggal mencari destinasi wisata alam yang menyediakan fasilitas berkemah. Bagi Anda yang memiliki dana lebih, Anda bisa memilih destinasi wisata berkemah dengan fasilitas yang lengkap. Anda tidak usah repot membawa tenda kemah, pihak tempat wisata biasanya sudah menyediakan tenda perkemahan. Anda bersama keluarga atau rombongan tinggal masuk dan menginap di dalam kemah dengan nyaman. Bagi Anda yang memiliki dana pas-pasan, Anda bisa memilih berkemah di alam bebas di tempat-tempat berkemah di wisata alam. Bila manfaat kemandirian bagi anak-anak lebih Anda utamakan sepertinya berkemah di tepat alam terbuka dengan membawa semua peralatan secara mandiri lebih cocok sebagai tujuan wisata Anda

  1. Menentukan kemana tujuan liburan.

Seperti yang disebutkan di atas, buat apa berlibur di tempat yang mahal, bila tidak sesuai dengan tujuan yang kita inginkan, bukan? kita akan rugi tenaga, dana dan waktu. Untuk itu ketelitian dalam memilih tempat destinasi yang sesuai dengn alasan berlibur menjadi sangat penting dalam hal ini. Ada banyak tujuan wisata yang sesuai dengan alasan berlibur yang murah. Tinggal kita pandai-pandai searching di google atau Anda bisa lihat kumpulan artikel dan tip wisata di web kami di sini. Lihat harga tiket masuknya dan fasilitas yang disediakan oleh destinasi tersebut sudah sesuaikah dengan alasan kita berlibur, juga penting untuk diperhatikan adalah faktor keselamatan yang ada pada tempat wisata. Apakah cukup aman kita berlibur di tempat tersebut? Banyak yang abai masalah ini padahal hal ini sangat penting. Sebagai contoh bila kita berlibur di kolam renang, perhatikan apakah ada pengawas kolamnya, bila kita berlibur di taman hiburan roler coaster apakah alat pengamannya juga sudah ok, bila berlibur di wisata alam untuk berkemah apakah tempat tersebut aman dari binatang liar dan seterusnya.bila ya maka ambil dan bila tidak kita lanjutkan pencarian sampai ketemu tempat wisata yang cocok.

  1. Mempertimbangkan siapa sajakah yang akan diajak.

Siapa saja yang kita ajak untuk ikut berlibur juga perlu kita pikirkan. Apakah cukup anak-anak dan istri saja, ataukah ada anggota keluarga lain yang perlu kita ajak. Hal ini sekali lagi juga sangat erat kaitannya dengan alasan kita berlibur, budget yang ada dan fasilitas yang tersedia. Untuk alasan mengakrabkan keluarga besar mungkin mengajak orang tua termasuk mertua dan saudara perlu untuk kita pertimbangkan. Apalagi bila Anda memiliki dana lebih, mengajak banyak orang juga bisa kita lakukan. Bila budget pas-pasan tapi ingin mengajak banyak orang berarti harus ada yang dikorbankan seperti memilih tempat liburan yang murah atau mengurangi budget sarana menuju lokasinya. Bagi Anda yang tidak memiliki mobil pribadi, menggunakan jasa rental mobil ke tempat tujuan wisata adalah hal yang layak untuk dipertimbangkan. Kalau kita jeli banyak mobil yang berkapasitas besar tapi murah harga sewanya, seperti Hyundai H1 atau Hiace silahkan klik di sini untuk info. Bila kita berlibur dengan teman-teman kantor masalah budget dan siapa yang diajak bukan lagi wewenang kita, karena semua sudah diatur oleh kantor.

  1. Menentukan kapankah waktu yang tepat untuk berlibur

Hal terakhir yang harus kita perhatikan adalah memilih waktu kapan kita akan melakukan rekreasi. Bila liburan cukup panjang maka ada banyak pilihan waktu kapan mengeksekusinya, tetapi bila waktu liburan terbatas seperti “harpitnas”  alias hari kejepit nasional atau hari libur nasional yang biasany Cuma 1 sd 3 hari saja, maka otomatis tidak ada pilihan waktu tinggal kita mau eksekusi atau tidak. Bila liburan panjang memilih waktu harus menjadi faktor yang perlu untuk dipertimbangkan. Ada beberapa hal yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam memilih waktu hari H berangkat rekreasi.

  1. Jarak tempat rekreasi dekat atau jauh, karena waktu tempuh bisa sangat berpengaruh bila jarak liburannya jauh, sehingga waktu perjalanan harus dihitung sebagai bagian dari waktu yang dialokasikan
  2. Perkiraan jumlah pengunjung di lokasi tujuan wisata kita di hari yang sama saat kita berkunjung. Bila kita enjoy-enjoy saja dengan banyaknya pengunjung yang membludak di hari tersebut, maka hal ini bukan menjadi masalah. Tetapi bila Anda ingin ingin berekreasi dengan jumlah pengunjung yang tidak terlalu banyak, maka carilah waktu yang kira-kira pengunjung tidak banyak, seperti tanggal-tanggal akhir liburan, awal liburan atau tengah liburan dimana kita perkirakan pengunjung tidak banyak.
  3. Kesamaan dalam waktu luang. Mengambil waktu berangkat rekreasi harus memperhatikan kesamaan waktu luang, sebab bila peserta rekreasi ada salah satu yang tidak sama waktu luangnya tentu ini menjadi kendala. Jadi harus diambil kesepakatan oleh rombongan kapan bisa berangkat bersama.

Demikianlah tip-tips merencanakan liburan yang bisa kami sajikan berdasarkan pengalaman di lapangan ketika kami mendampingi pelanggan-pelanggan rental mobil kami. Semoga tip-tips yang kami tulis ini bermanfaat bagi para pembaca. Salam [isw]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *